Karangan Ilmiah, Non-ilmiah, dan Tidak Ilmiah

14 04 2010

Karangan
Karangan adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.

Jenis Karangan

  • Karangan ilmiah: laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi
  • Karangan semiilmiah/ilmiah populer: artikel, editorial, opini, fitur (feature),tips, reportase
  • Karangan nonilmiah/fiksi: anekdot, dongeng, hikayat, cerpen, cerber, novel, roman, puisi, naskah drama

Definisi

Karangan ilmiah = tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikaikan melalui bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis

Karangan semiilmiah/populer = tulisan yang berisi infomasi faktual yang diungkapkan dengan bahasa semiformal, tetapi sepenuhnya mengikuti metode ilmiah sintesis-analitis dan sering dibumbui dng opini penulis yang kadang-kadang subjektif

Sumber Pengamatan, faktual Pengamatan, faktual nonfaktual/rekaan

Sifat Objektif  Objektif +Subjektif Subjektif

Bobot Ilmiah Semiilmiah  Nonilmiah

Alur  Sistematis, metodis Sistematis, krono- Bebas

logis, kilas balik

Bahasa  Denotatif, baku, Denotatif +  Deno +kono

Istilah  konotatif,  setengah/tidak

setengah resmi  resmi, istl umum/

daerah

Bentuk Argumentasi  eksposisi, persuasi narasi, deskripsi,

campuran  deskripsi, campuran campuran

Artikel

  • Pengertian

Artikel adalah

  • karya tulis lengkap si media massa, spt SK, majalah, tabloid (KBBI)
  • Tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah yang sifatnya aktual da/atau kontroversial untuk memberitahu, meyakinkan, menghibur khalayak

Ciri-Ciri Artikel

  • Ditulis berdasarkan pandangan penulis
  • Mengandung gagasan aktual
  • Bersifat intelektual
  • Orisinalitas
  • Mengungkapkan masalah dan ada solusinya
  • Singkat, padat, dan tuntas
  • Bahasanya sederhana, jelas, hidup, menarik, segar, populer, komunikatif
  • Menyangkut kepentingan publik
  • Ditulis dengan atas nama (apa penulisnya)

Syarat Menulis Artikel

  • Teknikal, penulis mampu mengoperasikan peralatan kerja
  • Mental, penulis memiliki mental yang kuat, tegar, tekad bulat, kemauan keras, tak bosan, pantang menyerah
  • Senang membaca
  • Intelektual
  • Sosiokultur, penulis mampu berkontak sosial/beradaptasi dng lingkungan

Anatomi Artikel

  • Judul (head): identitas terpenting artikel
  • Penulis (by name): nama penulis artikel
  • Pendahuluan (intro): kalimat/paragraf pembuka pada awal penulisan artikel
  • Isi (contens): isi pesan yang akan disampaikan
  • Penutup (closing): kalimat/paragraf pada bagian akhir sbg penutup artikel

Teknik Menulis Artikel

  • Teknik Menulis judul
  • Menggambarkan isi
  • Singkat
  • Padat
  • Menarik
  • Menggunakan kalimat aktif/frasa
  • Berkisar antara 3—7 kata

b. Teknik Menulis Intro

  • Menggunakan kalimat yang menarik sehinga membangkitkan minat baca pembaca
  • Menggiring pembaca untuk mengetahui isi
  • Singkat, tidak lebih dari tiga paragraf
  • Hirdari intro yng panjang sehingga membosankan

Intro yang Baik

  • Atraktif, membangkitkan perhatian dan minat pembaca
  • Introduktif, dapat mengantarkan pembaca ke persoalan yang disampaikan
  • Korelatif, kalimat dan paragraf pertama dapat membuka jalan bagi kalimat berikut
  • Kredibilitas, bobot kualitas penulis terlihat dari penulisan intro yang dibuat

Cara Membuat Intro

  • Langsung menyebut pokok persoalan
  • Mendeskripsikan latar belakang
  • Menghubungkan dng peristiwa mutakhir yg menjadi pusat perhatian masyarakat
  • Menghubungkan dng peristiwa yang sdg diperingati
  • Menhubungkan dng tempat penulis ketika melakukan aktivitas
  • Menghubungkan dng suasana emosi yg pernah melingkupi khalayak
  • Menghubungkan dng peristiwa sejarah yd pernah terjadi
  • Menghubungkan dng kepentingan vital strategis khalayak
  • Memberikan pujian kpd khlayak atas prestasi yang dicapai
  • Memulai dng pernyataan yg dpt mengejutkan
  • Mengajukan pertanyaan provokatif atau rentetan pertanyaan
  • Menyatakan kutipan
  • Menceritakan pengalaman pribadi
  • Berkisah aktual
  • Menyatakan teori dan prinsip logis
  • Mulai dng anekdot/humor

Teknik Menulis Isi Artikel

Isi artikel:

  • uraian isi pesan yang disampaikan kpd pembaca
  • tubuh artikel
  • uraian kata, kalimat, paragraf yg mengupas tuntas persoalan yg disampaikan
  • penjelasan kpd sidang pembaca latar belakang dan persoalan yg ingin disampaikan
  • artikel pd umumnya ditulis antara 5—8 halaman kuarto berspasi ganda
  • atikel untuk jurnal ilmiah panjangnya 10—20 halaman kuarto berspasi ganda
  • Pembahasannya ditulis lebih komprehensif dan mendalam dp berita biasa
  • Acuan yang memadai sering digunakan agar tulisan berkualitas

Prinsip dasar komposisi artikel

  • Kesatuan(unity): sifat, isi, tujuan
  • Masalah apa pun tidak keluar dari kesatuan
  • Menekankan seluruh penggunaan kata, uraian kalimat, paragraf berada dl kesatuan
  • Tidak lari dari inti persoalan

2. Pertautan (coherence)

  • Menunjukkan adanya uraian pesan yang mengalir lancar dari kalimat yang satu ke kalimat berikutnya serta paragraf yg satu ke paragraf berikutnya
  • Perpindahan dari kalimat yang satu ke kalimat yang lain dan paragraf yg satu ke paragraf yg lain saling bertautan
  • Pertautan ditandai dng penggunaan kata-kata atau ungkapan perangkai/ penghubung

3. Titik berat (emphasis)

  • Memberi tekanan pada bagian-bagian tertentu yang dianggap pnting sehingga mendapat perhatian dari pembaca
  • Maksudnya agar bahasannya fokus sehingga tidak mengaburkan pengertian pembaca
  • Pembaca akan menemukan tesis atau simpulan pendapat tama dari keseluruhan uraian

Cara Menghindari Kehabisan Kata-Kata

  • Penjelasan: pemberian pengertian/ makna kata: etimologis, filosofis, fungsi, struktur, bentuk, sifat, tujuan
  • Pemberian contoh: mengonkretkan yang abstrak agar pembaca dapat memahami uraian kita
  • Perbandingan: bandingkan antara satu keadaan dng keadaan lain, dsb

4. Pencantuman kutipan: Sumbernya majalah, surat kabar, buku, ensiklopedia, dsb.

5. Statistik: pemberian data statistik agar lbih “berbicara”

6. Penegasan: pengulangan kembali pokok masalah dng bahasa yang berbeda

Teknik Menulis Penutup

  • Menegaskan kembali topik dalam kalimat yg berbeda secara ringkas dan tegas
  • Mengakhiri dng klimaks, biasanya kesimulan yg mnyengat dan dijadikan bahan renungan/pemikiran pembaca
  • Persuasif, mngajak pembaca melakukan tindakan penting, relevan, mendesak
  • Kutipan dai kitab suci, pendapat tokoh, pribahasa, amsal, kata mutiara

Proses Menulis Artikel

  • Persiapan
  • Aspek administrasi: ketersediaan alat tulis, acuan, dll
  • Aspek teknis: kemampuan mengoperasionalkan alat teknik
  • Aspek akademis: kemampuan dl penguasaan materi
  • Aspek psikologis: kesiapan mental

2. Penulisan

  • Pusatkan perhatian pada suatu tulisan
  • Tilus artikel dng berpedoman kapa kerangka tulisan yg dibuat
  • Jauhkan gangguan yg membuyarkan konsentarasi: telepon, tamu, orang lain,dll.
  • Tuntaskan tulisan, usahakan tidak berhenti di tengah tulisan

3. Revisi

  • Penyuntingan materi tulian
  • Koreksi aspek teknis dan substansi materi:
  • judul
  • intro
  • komposisi
  • akurasi
  • data acuan
  • Redaksional: ejaan, kalimat, paagraf

Latihan Menulis Artikel

  • Peran pewara dalam keberhasilan acara
  • Peran moderator dalam suatu diskusi
  • Dan lain-lain

(Sumber : valentz007.files.wordpress.com)

About these ads

Actions

Information

One response

29 04 2010
Tanten

mas aq mnta pengertian makalahnya donk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: