Curriculum Vitae

14 04 2010

Curriculum Vitae yang lebih akrab kita sebut dengan CV adalah suatu halaman yang berisi tentang data pribadi, background sekolah, pengalaman kerja dan lain sebagainya yang ditujukan untuk melamar suatu pekerjaan. Dengan kata lain CV adalah lembaran berisi riwayat pendidikan dan pekerjaan serta catatan prestasi

Kesalahan umum pembuatan Cover Letter dan Curriculum Vitae ( Surat Lamaran )

Berulang kali recruitment dan seleksi sudah saya lakukan, dan sampai hari ini masih. Dan masih pula banyak sekali kesalahan yang dibuat para pelamar dalam membuat surat lamaran. Saya memperhatikan tanggal terakhir mereka bekerja (kalau sudah pernah b ekerja) dan tanggal wisuda mereka. Untuk yang fresh graduate selalu saya ada sedikit belas kasihan dengan menurunkan standar kecepatan baca saya dan standar nilai yang saya tetapkan untuk memasuki proses panggilan. Lumrah ketika mereka masih belum berpengalaman membuat surat. Tetapi yang memprihatinkan adalah mereka yang sudah berbulan-bulan tidak bekerja (atau mungkin kerja tapi tidak dicantumkan) bahkan bertahun-tahun. Saya perhatikan mereka sepertinya tidak akan pernah belajar dari pengalaman yang sudah-sudah bagaimana mereka masih ditolak. Seharusnya mereka segera mengevaluasi surat-surat yang mereka bikin yang telah membuat mereka tidak diterima sampai hari ini. Ada beberapa yang saya lihat pandai secara akademik dan mahir dalam beberapa hal, tetapi mereka sangat parah dalam menjual diri mereka.

Saya jadi mikir, besok universitas multimedia yang saya dirikan , mungkin harus ada matakuliah pilihan yang mengajarkan cara membuat surat lamaran. Banyak sekali pendidikan bagus yang mencetak orang-orang hebat tetapi tidak membekali orang-orang hebat itu keperluan untuk mencari kerja dengan lebih mudah. Supaya mereka tahu, bukan saja IP diatas 3 bahkan saya sering sekali menemukan 3.5 lebih tetapi masih berlepotan dalam membuat surat mereka. Apakah mereka diajarkan untuk selalu mengunakan otak kiri saja selama kuliah tetapi tidak pernah mengangajarkan nilai kreatifitas otak kanan ? sangat tidak kreatif, kaku dan tidak menjual sama sekali. Mungkin seandainya saya tidak menurunkan standar saya dalam membaca CL dan CV , saya akan banyak melewatkan orang-orang hebat itu dalam jajaran staff saya. Sehingga kadang sampai 2 hari waktu yang saya habiskan untuk benar-benar mau membaca dari ratusan surat yang masuk (masih ratusan tetapi per bagian).

KEGILAAN ADALAH KETIKA KITA MELAKUKAN HAL YANG SAMA TERUSMENERUS DAN MENGHARAPKAN HASIL YANG BERBEDA. (Albert Einstein)

Jadi kalau ada orang yang selalu mengirimkan surat yang sama bertahun-tahun dan masih tidak diterima sebenarnya adalah orang itu dianggap gila (oleh Einstein tentunya …..) Kenapa semua tidak mencoba mengevaluasi apa yang mereka tuliskan , kenapa mereka tidak diterima, kenapa mereka masih menggunakan surat dan kata-kata yang sama. Cobalah dirubah dan siapa tahu mendapatkan hasil yang berbeda.

Dari pemikiran ini saya coba untuk menuliskan beberapa hal kesalahan yang masih sering dilakukan. Lucunya saya sudah pernah menuliskan dalam cara membuat CV dan CL bahkan dalam tips dalam mengerjakannya. Mungkin dengan bahasa yang terbalik akan lebih mudah dicerna.

Kesalahan umum yang banyak dilakukan oleh para pencari kerja adalah :

  1. Terlalu singkat dalam membuat CL. Ada sekitar 30% surat masuk ke kami selalu sangat ramping di halaman depan. Mereka bahkan dari surat yang sangat minim itu hanya menginformasikan sumber informasi lowongan (kadang malah tidak ada) , dan nama, alamat, tempat tanggal lahir dan pendidikan terakhir.Dan masih pula mencantumkan point-point tentang lampiran yang sedemikian panjang sehingga kata yang tersisa yang menggambarkan para pelamar adalah hanya“Dengan ini memberanikan diri untuk mengisi lowongan” atau“Saya dapat berkeja dalam team, disipiln, jujur dan bertanggung jawab” atau“pernah bekerja di perusahaan XXX” atau

    Malah kata pemberitahuan “mengajukan mengisi lowongan tersebut” dan ….langsung menyebutkan sederet lampiran panjang . Yang langsung ditutup dengan kata-kata

    “atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih”

    Hormat kami …. bla bla bla…

    Lha itu kapan jualannya ? sama sekali tidak menjual, tidak mengundang orang untuk menawari wawancara, tidak powerfull dan tidak membuat orang membuka halaman berikut. Langsung lamaran berikut dan kadang malah langsung masukan kotak kardus yang akan di jadikan sumber kertas orek-orekan. Jadi no 2 kesalahan umum adalah

  1. Tidak mencantumkan keunggulan, skill, kelebihan, daya tarik anda, keterbedaan anda dibandingkan dengan yang lain. Anda tidak punya daya tarik maka dengan mudah para recruiter akan langsung menggeser anda ke kotak. Coba bayangkan ada orang menawarkan sebuah barang tanpa tahu kegunaan dan keunggulan dari produk tersebut , apakah anda mau membelinya ? Kalau anda tidak mau membelinya kenapa anda masih tidak menunjukan keunggulan dan kelebihan-kelebihan anda ?
  2. Tidak mengkorelasikan semua pengalaman dan skill / kemampuan sesuai dengan bidang yang akan dilamar. Sering sekali saya mendapatkan seorang mantan sales / marketing yang mempunyai sederet pengalaman di banyak perusahaan otomotif melamar sebagai staff administrasi universitas saya. Hebat lagi ada pengalaman tentang sorang yang sudah lama di bidang collector di leasing mengajukan diri menjadi staff akademik. Wah… sebentar, bukannya menutup peluang dari keinginan untuk mendaftar di posisi yang sangat anda dambakan tetapi tolong deh di tulis semua syarat dan pengalaman yang mendukung di dunia akademik. Siapa tahu collector tersebut mempunyai keahlian sebagai admin, pernah kursus tentang admin, pernah menjadi pengajar, atau memang mempunyai pengalaman akademik yang didukung oleh bukti yang jelas. Sehingga mempunyai nilai lebih.
  3. Mengkopi paste semua… bahkan sering hanya mengganti judul dan isinya sama. Paling parah adalah surat lamaran titik-titik. Sebuah surat umum yang telah anda persiapkan teapi pada bagian nama dan perusahaan anda kasih space kosong. Jadi ditulis dengan tangan untuk kepada dan nama perusahaannya. Jelas pasti di coret di babak pertama. Orang malas kok diterima, tidak mungkin. Pastikan selalu membuat cover letter dan CV baru yang relevan dengan pekerjaan yang akan dituju. Tidak perlu murni baru tetapi yang penting relevan dengan pekerjaan yang dicari. Sering sekali saya mendapatkan surat lamaran yang alamat yang dituju benar tetapi untuk jabatan saya tidak ada dalam daftar lowongan saya. Kayanya lupa mengganti pada bagian jabatannya. Kenapa saya harus terima orang yang tidak teliti, mau gampang saja dan tentu saja malas, tidak kreatif bla bla bla…
  4. Ukuran kertas tolong yang enak dong, jangan seenaknya bikin ukuran standar sendiri. Kalau saya cenderung A4 dan sedikit lebih tebal. Kalau perlu kertas tebal yang ada garis-garis tipis lembut seperti kertas referensi kerja. Mungkin mahal tetapi setidaknya sudah membuat orang berpikir bahwa ini orang berani keluar biaya, dia total dalam menjual dirinya untuk memberikan yang terbaik. Toh juga cuman CL sebanyak 1 lembar dan CV sebanyak 3 lembar maksimal. Jangan pelit-pelit jual diri anda dan berikan yang terbaik
  5. Rapi….. udah photo nya di staples dan kertas tidak disusun rapi sudah langsung maen di staples. Jadinya kertasnya pinggir tidak rata sama, ada yang kertasnya keluar-keluar sendiri. Masih ditambah urutan baca yang terbalik balik. Kadang kertas itu panoramic, memanjang. Nah baca kita itu kertasnya bagian bawah menghadap kiri atau kanan. Harus seragam, kanan ya kanan semua dan kiri ya kiri semua. Sering sekali saya mendapatkan dalam 1 lamaran yang sama, tetapi cara baca saya kepalanya harus tengleng ke kanan dan halaman berikut sudah harus tengleng ke kiri. Karena kalo saya balik balik saya malah repot sekali. Kalau sudah capek, caranya lebih cepat, lihat berantakan langsung saja masuk ke kotak.
  6. Tidak usah banyak-banyak lampirannya. Lampirkan yang relevan saja. Tapi saya suka lho kalau ada yang daftar tebal-tebal, melampirkan semua ijasah yang dipunya. Kalau perlu ijasah SD , sertifikat lomba nyanyi tingkat RT atau bahkan akte kelahiran juga boleh. Jangan ketawa…. beneran saya pernah dapat sekalian kartu keluarganya, piagam deklamasi juga disertakan. Saya senang karena dapat kulakan kertas orek-orekan yang sangat banyak. Banyak lampiran yang tidak ada korelasinya hanya akan membuat dongkol recruiter dan mempercepat pilihan untuk segera menyingkirkan lamaran anda,sehingga membuat beberapa keahlian sebenernya dari anda tidak terbaca dengan baik.
  7. Jangan tulis tangan kalau tulisan anda jelek. Saya tetap sangat menganjurkan untuk rekan-rekan menulis tangan di jaman modern ini ….tetapi kalau tulisan anda sangat rapi dan sangat enak dibaca. Selebihnya  saya sarankan jangan. Bukan masalah ilmu membaca tulisan tangan tetapi menunjukan seberapa rapinya anda, seberapa tinggi nilai jual anda yang dapat anda berikan. Pernah saya dapat, menuliskan sampai ke CV nya. Dalam folio bergaris lagi, dan tulisannya miring. Tapi saya salut…. saya suka yang PD ….tapi tetap tidak saya panggil, saya cukup salut saja.
  8. Sebutkan dengan jelas apa yang anda mau lamar. Semisal dalam suatu recruitmen ada banyak pekerjaan yang ditawarkan, jangan kemaruk dengan menyebutkan lebih dari satu pekerjaan yang anda inginkan. Itu hanya akan menunjukan seberapa anda tidak konsisten dan tidak bisa menilai diri sendiri, bagian mana yang paling hebat dari diri anda sendiri. Kalau berdasarkan pengalaman saya, saya bisa tahu dimana pelamar akan saya tempatkan berdasarkan kualifikasi kemampuan yang dia miliki. Tidak selalu pada posisi yang dia lamar dan inginkan, kalau memang mampu kenapa tidak. Banyak marketing saya, adalah pelamar seketari. Dan terbukti dari mereka mampu menjual lebih banyak dari pada para pelamar pekerjaan marketing.
  9. Foto …..wah ini yang rada puyeng. Sejujurnya saya suka foto cantik-cantik, ganteng-ganteng …tapi jangan  kelewat gaul abis pada pekerjaan yang tidak sesuai. Semisal saya buka lowongan accounting tetapi foto yang saya dapatkan adalah foto untuk foto model. Gaya menyamping, rambut sliwir menutupi mata satu, pake gincu tebal, kadang blush on tidak sesuai…. dan kaca mata hitam dikasih di atas rambut …wah ini kok malah kaya ledhek munyuk ya?  Masih bica cantik dan ganteng dengan pose standar pas foto. Yang penting berwarna. Ukuran saya sarankan 4×6 biar jelas, biar mereka bisa melihat seberapa ganteng dan cantiknya anda. Jangan hitam putih… kaya nya udah ga jaman lagi (kecuali memang diminta). Pernah cowok, pake baju ketat dada agak dibuka dan bergaya seperti artis, mungkin lebih cocok kerja di karaoke ya. Boleh bergaya tetapi sepatutnya saja.
  10. Foto tolong yang terbaru. Jangan foto anda wisuda tp 10th yang lalu, itu namanya penipuan. Yang cetakannya cerah, tidak kusam, tidak lengket di kertas atau plastiknya (pas ditarik jadi lecet dan foto anda jadi hilang sebagian warnanya) . Pleeeeasee jangan di steples foto anda. Itu wajah anda, itu aset anda berharga, bagai mana anda bisa menghargai perusahaan seandainya anda menghargai diri anda sendiri tidak bisa. Masukan plastik yang seukuran dan plastiknya saja yang di staples. Paling pas adalah plastik klip yang bisa buka tutup dan yang di staples bagian plastik belakangnya saja, sehingga seandainya photo akan diambil plastik dapat dibuka tetapi masih dapat tertutup rapi kembali.
  11. Seandainya berjilbab, pastikan foto anda juga berjilbab. Semisal tidak jangan mengirimkan foto berjilbab juga. Harus sesuai dengan kondisi terakhir anda. Sering sekali saya mendapatkan foto gadis tanpa jilbab tetapi yang datang menggunakan jilbab. Lha posisi yang di ajukan adalah marketing multimedia. Kadang ada even di club malam untuk setting alat dan ketemu klien apakah sesuai?  Pastikan foto anda adalah kondisi yang sebenarnya anda hari ini.
  12. Senyum. Ini sengaja saya bahas sendiri karena senyum adalah jendela hati. Saya bisa membaca garis hidup seseorang dari senyumnya saja. Orang yang setiap kali foto tersenyum mempunyai kecenderungan optimis, tahu kemampuan dirinya, percaya diri dan sanggup menghadapi tantangan apapun. Kalau anda terlihat sedih jelas kelihatan kalau anda orang yang selalu berkecenderungan untuk pesimis, tidak berani menghadapi tantangan, mudah menyerah, dan selalu meratapi hidup. Nah kalau tidak senyum dan tidak sedih, menurut saya orang biasa saja. Disini saya menekankan untuk anda bisa menjual diri anda , point paling penting adalah anda dapat menghargai diri anda sendiri dengan tersenyum. Tidak  100% benar, tetapi berdasarkan pengalaman saya kecenderungannya seperti ini.
  13. Tanda tangan. Ini cuman pandangan saya saja, tidak tahu benar atau tidak. Bahwa tanda tangan yang mantab dan besar selalu berkecenderungan orang nya percaya diri dan tahu apa yang dia lakukan. Berulang kali saya lihat banyak tanda tangan yang kecil, tidak menekan,  bahkan kadang bergetar. Apa masih takut tanda tangan ya? Kaya orang memalsukan tanda tangan saja, mesti bergetar dan tidak percaya diri. Mantab dan yakin!
  14. Foto kopi…. memang anda pasti foto kopi. Tetapi semisal hasil foto kopi anda buruk tolong minta diulang atau pindah tempat. Jangan memaksakan untuk mengirim foto kopian yang buram, tidak jelas, kabur , tipis , menggaris dll. Coba berikan yang terbaik maka anda akan mendapatkan yang terbaik.
  15. KTP. Saya tidak tahu apakah ini sedemikian penting lagi semisal info lengkap sudah terdapat di CV, tetapi semisal mau tetap dilampirkan saya harapkan untuk memotong rapi, dan di letakkan dibelakang foto. Semisal tidak dipotong alangkah baiknya diletakan di belakang sendiri, bersamaan dengan sim atau kartu-kartu yang lainnya.
  16. Urutan-urutan CV dan lampiran-lampiran harusnya sesuai. Jangan menempatkan kertas CV pada halaman terakhir, itu dipergunakan sebagai daftar isi lamaran anda, kok malah ditempatkan dibelakang sendiri. Orang tidak mau repot-repot memeriksa lampiran kalau sudah tidak menarik lagi dari CV nya. Begitu tidak lihat CV dan CL nya sedemikian buruknya biasanya langsung di geser saja. Hemat saya urutannya sebagai berikut (tetapi ini tetap hanya saran saya saja, tidak ada yang baku)
    1. Foto harus selalu paling depan
    2. Surat Lamaran atau cover letter (CL)
    3. Curriculum vitae (CV)
    4. Ijasah (saya sarankan bagian bawah panoramic berada disebelah kanan). Susunan data kumpulkan yang panoramic ke yang panoramic di bagian belakang. Sehingga dibagian depan adalah total adalah yang potrait (tegak), biar enak dibaca pewawancara/ recruiter.
    5. Lampiran-lampiran lain. Secukupnya dan yang relevan

(Sumber : janganmenganggur.com)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: